Tips Mudah dan Praktis Menjalankan SEO di Tahun 2022

Apakah Anda merasa telah mengikuti menerapkan berbagai panduan SEO namun tetap belum mendapatkan hasil traffic organik yang menguntungkan? Jika ya, maka artikel ini tepat untuk Anda.

SEO memang bukanlah sesuatu mudah untuk dipelajari. Perlu dilakukan eksperimen terus menerus untuk dapat menemukan formulasi teknik atau strategi SEO yang dapat dengan efektif membantu bisnis Anda meningkatkan traffic organik.

Sebagai jalan pintas, lewat artikel ini kami akan menghadirkan beberapa tips praktis menjalankan SEO yang bisa Anda terapkan untuk memperbaiki strategi SEO agar lebih efektif.

1. Luangkan Waktu untuk Menganalisa SERPs

Algoritma pencarian Google dirancang sedemikian rupa guna menampilkan hasil pencarian yang paling relevan dengan apa yang user inginkan atau cari.

Maka dari itu, penting bagi Anda sebagai pembuat konten untuk memahami betul intensi pencarian dari kata kunci yang digunakan pencari.

Pemahaman intensi pencarian tersebut bisa Anda dapatkan dengan menganalisa halaman pencarian Google pada kata kunci tertentu dan menganalisa informasi apa yang sekiranya diinginkan user dari penggunaan kata kunci tersebut.

Beberapa komponen yang perlu Anda perhatikan dalam menganalisa halaman pencarian antara lain:

  1. Fitur pencarian (featured snippet, fitur lokasi, knowledge pack, image pack, dll.)
  2. Tipe konten yang muncul di peringkat atas (product pages, listicles, tutorial, dll.)
  3. Website yang muncul di peringkat atas (database, bisnis, media, direktori, dll.)
  4. Tampilan page Anda (title, meta description, tanggal, jump link, dll.)

Jangan lupa untuk menggunakan window incognito, menghapus cache, cookies, history pencarian, dan lakukan pencarian menggunakan desktop juga mobile dalam melakukan tips SEO ini.

2. Lakukan SERP Overlap Test

SERP (Search Engine Result Page) overlap test merupakan serangkaian tes yang dilakukan untuk mengetahui keterhubungan antar beberapa keywords.

Dua keyword dikatakan overlap jika tampilan hasil pencarian keduanya relatif sama, sehingga Anda dapat menggunakan dua keyword tersebut untuk mengembangkan satu konten.

Berikut beberapa tahap yang bisa Anda ikuti untuk melakukan SERP overlap test:

  1. Melakukan pencarian lewat window incognito pada keyword A dan keyword B.
  2. Jika tampilan SERP kedua keyword tersebut cenderung berbeda (misalnya ranking 1 di SERP keyword A berada di ranking 9 SERP keyword B), maka Google menganggap dua keyword tersebut memiliki intensi pencarian yang berbeda.
  3. Sebaliknya, jika tampilan SERP kedua keyword relatif serupa, maka Google menganggap dua keyword tersebut memiliki intensi pencarian yang sama.

3. Optimasi Featured Snippets pada SERP

Featured snippets adalah bagian dimana Google menampilkan jawaban langsung dari query yang dimasukkan sehingga pencari tidak perlu melihat halaman lain untuk menemukan informasi yang ia inginkan.

Featured snippet keyword cara kerja ppc
Contoh featured snippet dari kata kunci pencarian “cara kerja ppc”.

Seperti yang ditampilkan di atas, featured snippet terletak di bagian paling atas pencarian sehingga mendapatkan posisi di bagian featured snippet akan sangat membantu Anda dalam meningkatkan pencarian organik.

Untuk dapat muncul di bagian featured snippet, buatlah konten yang menjawab pertanyaan spesifik dari user. Konten yang Anda buat harus relevan secara semantik dengan keyword yang digunakan dalam pencarian.

Maka pastikan deskripsi yang Anda hadirkan sebagai jawaban dari pertanyaan keyword tersebut sudah tepat.

4. Lakukan On-Page SEO

On-page SEO adalah proses mengoptimasi page Anda agar mendapatkan ranking lebih baik pada search engine.

Melakukan on-page SEO sangat diperlukan untuk memberikan sinyal kepada search engine bahwa page Anda memiliki informasi yang dibutuhkan oleh pencari.

Tidak Semua Page Harus Search-Friendly

Walaupun on-page SEO adalah hal yang penting, namun tidak semua page yang berada pada website Anda perlu untuk dioptimasi sehingga menjadi search-friendly.

Beberapa contoh page yang tidak perlu diprioritaskan untuk dilakukan optimasi antara lain landing page iklan, thank you page, internal sales page, juga log in page.

Daripada Anda membuang waktu untuk mengoptimasi page-page tersebut, sebaiknya Anda memaksimalkan usaha Anda untuk memperbaiki page Anda lainnya yang kaya akan informasi seperti home page, service page, about page, juga blog page.

5. Target High dan Low Volume Keyword yang Bervariasi

Dalam merancang strategi SEO, penting bagi Anda untuk menargetkan keyword-keyword yang digunakan di sepanjang buyer journey, termasuk high dan low-volume keywords.

Keyword-keyword top funnel biasanya cenderung memiliki volume pencarian yang lebih besar, sedangkan keyword low funnel memiliki volume pencarian yang lebih sedikit karena cakupan audience-nya yang lebih spesifik.

Oleh karena itu, Anda tidak perlu ragu dalam menargetkan keyword-keyword bervolume kecil jika keyword tersebut memang memiliki potensi yang lebih baik dalam mendatangkan konversi.

6. Memangkas Konten yang Tidak Perform

Memangkas jumlah konten atau yang biasa disebut dengan content pruning merupakan sebuah proses dalam mereduksi jumlah page yang terindeks dengan menghapus konten-konten lama yang performanya kurang baik.

Ketika traffic website Anda telah mengalami pertumbuhan dalam jangka waktu yang cukup panjang dan konten website Anda semakin banyak, pastinya terdapat beberapa konten dalam website Anda yang tidak memiliki performa seperti yang diharapkan.

Menumpuknya konten Anda tersebut dapat memberikan efek negatif pada website karena dapat memperlambat kecepatan dan performa website.

Untuk itu, Anda perlu sesekali melakukan audit untuk mengidentifikasi page atau konten yang tidak memberikan traffic, backlink, atau konversi yang berarti pada website Anda.

7. Meningkatkan Page Authority

Page authority merupakan salah satu faktor utama yang menentukan peringkat Anda pada hasil pencarian Google. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk membangun brand dan authority pada niche bisnis Anda.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan page authority adalah dengan mempublikasi blog secara rutin, aktif di media sosial, juga guest posting pada website lain.

8. Menerapkan Pillar-Cluster Model pada Konten Anda

User menginginkan search engine yang dapat menampilkan jawaban dari pertanyaan mereka secara akurat. Oleh karena itu, Google terus memperbaiki algoritmanya agar dapat lebih memahami intensi dan konteks dari sebuah pencarian maupun konten sebuah page.

Saat ini Google telah mampu untuk memahami keterhubungan topik antar beberapa query, memantau queries serupa dari pencarian lampau oleh user tertentu, dan menampilkan konten yang mereka anggap paling kredibel untuk menjawab query tersebut.

Dari segi pembuat konten, hal yang bisa dilakukan untuk membantu Google memahami konteks dari blog atau website page yang Anda buat adalah dengan menerapkan pillar-cluster model.

Dengan memiliki satu pillar page yang berisi overview dari suatu topik dan memiliki hyperlink menuju cluster page, Anda dapat secara efektif memberikan sinyal kepada Google bahwa pillar page Anda memiliki authority yang tinggi pada topik tertentu.

9. Mengoptimasi File Multimedia

Mengoptimasi file multimedia pada website Anda memang terkesan bukan sesuatu yang memiliki dampak besar bagi SEO. Namun anggapan tersebut keliru.

Besaran file multimedia akan memengaruhi kecepatan waktu load website Anda. Semakin besar ukuran file, maka waktu load sebuah page pun akan semakin lama.

Padahal kecepatan website merupakan satu dari sepuluh faktor utama yang menentukan ranking hasil pencarian website di Google.

10. Melakukan Audit SEO Teknis

Ketika search engine bot melakukan crawl pada website Anda untuk kepentingan indexing, search engine perlu memahami website Anda dengan baik, dari segi konten maupun struktur.

Website yang tidak memiliki struktur yang baik akan menyulitkan search engine untuk melakukan indexing, yang akhirnya page Anda tidak akan muncul pada SERP.

Atas alasan tersebut, tips SEO yang satu ini sangat penting dilakukan untuk memastikan website Anda mudah diakses oleh search engine. Beberapa konten teknis yang perlu Anda perhatikan antara lain:

  1. Page speed
  2. XML sitemap
  3. Site architecture
  4. Pagination

Demikian beberapa tips SEO yang bisa Anda coba untuk meningkatkan organic traffic Anda.

Jika Anda masih memiliki kesulitan dalam menjalankan SEO website bisnis Anda, Meson Digital Marketing Agency siap membantu Anda lewat jasa SEO kami.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.