Mau Mengamankan Wifi Anda? Berikut Tips Ampuh Untuk Anda

Perlukan Mengamankan Wifi? Mengkonfigurasi suatu jaringan hostpot bagi sebagian besar orang mungkin masih terbilang sulit dan cukup memusingkan. Untuk itu banyak produsen perangkat router hotspot ini memberikan featur jalan pintas yang dapat membuatnya jauh lebih mudah untuk bisa membuat jaringan hotspot.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, saat ini banyak pengguna yang akhirnya mengikuti langkah tersebut untuk bisa lebih cepat dan mudah dalam mengakses internet melalui hotspot / wifi. Namun untuk masalah keamanan khususnya dalam jaringan hotspot, kata “mudah” bisa memiliki arti yang lebih dekat dengan “masalah”. Nah pada artikel berikut, kami akan menjelaskan tentang panduan bagaimana Anda bisa “Mengamankan Wifi” Anda. Tips ini juga kami lakukan pada jaringan wifi Bali Web Design.

mengamankan wifi

Berikut Tips Ampuh Mengamankan Wifi Anda

Untuk Mengamankan Wifi Anda, ada beberapa tips sederhana yang dapat berdampak besar dalam menambah kekuatan “tembok” pada jaringan hotspot Anda.

1# Rubahlah default password administrator

Produsen router hotspot atau wireless access point biasanya menyediakan user dan password default untuk melindungi halaman administrasi perangkatnya, dimana semua konfigurasi pada jaringan tersebut dapat dirubah. Dan untuk standar login yang diberikan di awal penggunaan biasanya masih terlalu simple dan dapat dengan dengan mudah diketahui semua orang. Segeralah rubah user dan password tersebut, bahkan jika perlu sebelum alat dapat terhubung ke internet.

2# Tutup akses halaman login internet

Bagian terpenting pada jaringan hotspot adalah router hotspot atau biasa disebut dengan wireless access point. Dari perangkat inilah semua konfigurasi jaringan dapat diatur, sehingga bisa menambah resiko jika akses terlarang bisa masuk ke perangkat ini ketika halaman loginnya terhubung langsung ke internet.

3# Aktifkan enkripsi jaringan wifi Anda

Teknologi enkripsi bisa mengacak setiap pesan atau data yang dilakukan melalui jaringan hotspot, sehingga data tersebut tidak akan dengan mudah dibaca oleh orang. Dan lebih baik jika menggunakan WPA2 dibandingkan dengan WPA atau lebih baik AES dibandingkan TKIP. Perangkat yang akan terhubung tinggal memasukan password sebagai network key untuk bisa masuk dalam jaringan hotspot yang terenkripsi.

4# Ubah default nama jaringan wifi (SSID)

Pada awal penggunaan, router hotspot atau Wireless Access Point biasanya menggunakan nama jaringan wifi atau Service Set Identifier (SSID) dengan nama standar dari produsen perangkat, dan pada kondisi ini lebih menarik perhatian pengguna di luar sana untuk melakukan penyerangan ke dalam jaringan hotspot Anda. Hal ini diasumsikan jaringan hotspot Anda masih default dan kurang terkonfigurasi dan bahkan tidak ada perubahan sama sekali dari awal pembelian. Segera rubah nama hotspot Anda, untuk meredam kemungkinan serangan.

5# Aktifkan penyaringan berdasar Mac Address

Setiap perangkat yang terhubung pada jaringan wifi dapat dipastikan memiliki Media Access Control (MAC) address unik. Dan semua MAC address akan di catat oleh router hotspot, sehingga hal ini memungkinkan Anda membuat batasan perangkat tertentu saja yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan wifi Anda.

Meskipun saat ini banyak aplikasi pemalsu MAC address, namun setidaknya hal ini dapat mempersulit peluang tersebut terjadi.

6# Sembunyikan jaringan hotspot

Memang dalam konfigurasi standar jaringan hotspot, router akan menyebarkan nama jaringan hotspot secara berulang untuk pada waktu tertentu. Hal ini biasanya dapat menarik perhatian seseorang untuk berusaha masuk dalam jaringan hotspot Anda. Untuk itu akan jauh lebih baik jika Anda segera menonaktifkan featur sebar nama jaringan hotspot.

7# Hentikan featur koneksi otomatis ke jaringan hotspot terbuka

Terhubung  langsung ke dalam sebuah jaringan wifi yang terbuka, misalnya free hotspot dapat membuka resiko keamanan bagi komputer Anda.

8# Pakailah aplikasi Firewall dan Security

Pastikan  featur firewall dirouter hotspot Anda telah aktif, juga untuk setiap perangkat yang ada dalam jaringan hotspot. Semakin banyak firewall yang terpasang tetap jauh lebih baik dibandingkan sebuah perangkat dengan data penting namun tidak mempunyai firewall.

9# Berikan alamat IP statik untuk setiap perangkat

Meskipun banyak yang menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), karena karena kemudahan konfigurasinya, namun hal ini juga membuat lebih mudah untuk penyerang mendapat alamat IP. Non aktifkan featur DHCP pada router hotspot Anda dan atur alamat IP secara tetap pada setiap perangkat yang terhubung.

10# Matikan router hotspot Anda jika tidak digunakan

Sudah dapat ditebak, dengan mematikan jaringan hotspot pasti mampu menghindarkan orang asing menyerang. Memang tindakan ini tidak praktis jika sering mematikan serta menghidupkan perangkat, namun jelas perlu dilakukan ketika berada dalam perjalanan atau sedang offline dalam waktu yang lama.

11# Gunakan VPN

Koneksi Virtual  Private Network (VPN) bisa diasumsikan sebagai lorong terenkripsi yang menghubungkan antara perangkat Anda dengan internet melalui server pihak ketiga. Teknologi ini membantu menyamarkan identitas Anda atau membuat layaknya seperti Anda berada di negara lain. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi orang lain melihat lalulintas internet Anda.

12# Upgrade firmware router hotspot

Periksa secara berkala, bisa setiap bulan, masuk ke setting router Anda dan jalankan fitur update agar secara otomatis untuk mengupgrade perangkat lunak Anda. Ini penting dilakukan karena seiring waktu dapat dipastikan akan ditemukan lubang/kekurangan pada sistem di router dan produsen perangkat mengeluarkan perangkatlunak baru untuk menutup kekurangan tersebut.

Semua langkah-langkah di atas akan dapat mengamankan wifi Anda dengan lebih optimal dan tidak mudah untuk dilakukan penyerangan.

Namun  sekuat apapun “pengamanan” yang sudah kita lakukan, tidak ada yang mampu membuat jaringan hotspot Anda benar-benar aman. Sebaiknya tetap waspada. Semoga bisa bermanfaat..

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.