Marketing Door to Door Melalui Dunia Online, Mau Coba?

Marketing Door to Door Melalui Dunia Online? Mungkin Anda Pernah didatangi seseorang berpakaian yang rapi, berdasi, menenteng tas dan mengetok pintu kantor Anda? Setelah dipersilahkan, lalu dia akan mempresentasi dan mengeluarkan berbagai produk dan menawarkannya. Itulah konsep marketing door to door alias dari pintu ke pintu.

Tidak jauh yang terjadi di dunia internet, Anda juga dapat melakukannya seperti itu, namun tanpa harus capek berjalan kaki. Anda hanya cukup duduk didepan laptop dan minuman kopi hangat, lalu mulai berselancar melakukan marketing door to door.

marketing door to door

Marketing Door to Door Dengan Memanfaatkan Email.

Anda dapat mengumpulkan daftar alamat email yang valid melalui Yellow Pages, tabloid, dan berbagai media yang tersedia. Silakan kirim email secara personal kepada mereka dan sebutkan nama calon pelanggan Anda. Jika Anda belum tahu, Anda bisa menyebutkan jabatannya saja, semisal GM atau Direktur perusahaan. Perkenalkan diri Anda serta usaha Anda. Sertakan juga attachment seperti profil usaha Anda, biasanya dengan menggunakan file PDF.

Jika Anda merasa capek berkirim email satu persatu, silakan mempergunakan software atau program email massal (newsletter program). Anda dapat mendownload yang gratis atau yang berbayar di internet. Bisa juga dengan berkirim ke banyak email namun harap di ingat untuk mencantumkan alamat-alamat email itu pada kolom BCC dan jangan lebih dari 20 alamat email. Berikan jeda 15 sampai 30 menit untuk mengirimkan email masal kembali. Dikawatirkan kalau terlalu sering, pihak email akan cap Anda sebagai spammer.

Marketing Door to Door menggunakan Sosial Media (Facebook, Twitter, Instagram)

Hashtags/tagar (#) seringkali digunakan oleh penduduk media sosial untuk memberikan label khusus terhadap topik tertentu. Keberadaan # bisa kita manfaatkan untuk mencari calon pelanggan potensial. Ingat bahwa media sosial semisal Facebook dan Twitter mempunyai fasilitas pencarian.

Pergunakanlah fasilitas pencarian itu untuk mencari masalah yang berkaitan dengan produk Anda. Semisal Anda penjual obat anti jerawat, coba cari dengan tagar #jerawat dan hasil pencarian akan memperlihatkan orang-orang dengan bermacam ekspresi menggunakan tagar tersebut. Mereka adalah calon potensial pelanggan Anda. Segeralah inbox (message) mereka secara personal (pengguna FB), mention mereka (pengguna Twitter), dan kasih komentar ke mereka (pengguna Instagram).

Silakan menggunakan masalah kehidupan yang biasanya dihadapi oleh penduduk media sosial. Hadirlah sebagai pemberi solusi, yaitu perkenalkan produk Anda. Satu contoh lagi untuk Anda penjual ISP (penyedia internet). Silakan cari dengan tagar #lelet maka muncul banyak keluhan orang terhadap kualitas internet yang mereka alami. Segeralah hadir atasi masalah mereka.

Anda hadir di akun media sosial sebagai pribadi/personal yang mempunyai banyak teman sosial disekitarnya. Jangan menggunakan akun pribadi Anda sebagai agen pemasaran. Daftarlah akun baru yang sesuai dengan nama usaha atau nama produk Anda. Akun khusus pemasaran ini akan lebih leluasa kontak dengan orang lain.

Strategi dalam memberikan konten komunikasi juga penting. Ketika Anda sebagai agen pemasaran ingin update status, aturlah isi konten yang menarik bagi teman atau pengikut Anda. Jangan melulu melakukan aksi jual (hard selling). Berikanlah konten motivasi dan konten edukasi agar status Anda menarik dibaca jaringan Anda. Kemudian data gambar lebih menarik dilihat dan dibaca daripada data teks saja. Jadi berikan gambar-gambar yang menari. Dan jika informasi yang bali web design hadirkan bermanfaat, silahkan di share. Siapa tau bisa bermanfaat. Selamat mencoba!

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.